Punya aplikasi yang sudah matang rasanya melegakan. Tapi tunggu dulu, perjalanan belum selesai kalau aplikasimu masih nongkrong di laptop sendiri dan belum bisa di-download orang lain. Publikasi aplikasi ke store sering jadi momen yang bikin deg-degan karena takut ditolak oleh tim reviewer Apple atau Google.
Padahal, penolakan biasanya terjadi karena hal-hal sepele yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Makanya, mari kita bahas beberapa pilihan dan metode yang bisa kamu pakai supaya proses rilis aplikasimu tidak bikin darah tinggi.
1. Serahkan Lewat Jasa App Store Publishing dari Nexadream
Kalau kamu tidak mau pusing dengan urusan teknis, format file biner, sertifikat keamanan, dan aturan ketat dari Apple atau Google, kamu bisa memakai layanan Nexadream. Sebagai software house yang menangani pembuatan produk digital dari awal sampai akhir, kami juga menyediakan layanan khusus untuk mengurus rilis aplikasimu. Di Nexadream, proses kerja dibagi menjadi empat tahap: Discover, Design, Build, dan Grow, di mana urusan publikasi masuk di tahap akhir sebelum aplikasimu benar-benar siap dipakai jutaan pengguna. Tim kami paham betul apa saja yang sering dicari oleh reviewer store, sehingga aplikasimu punya peluang lebih besar untuk langsung disetujui tanpa drama penolakan berulang kali.
2. Pelajari Panduan Resmi Developer
Sebelum meng-upload file aplikasi, pastikan kamu sudah membaca syarat dan ketentuan dari Google Play Console dan Apple App Store Developer. Aturan mereka soal privasi data, pembelian dalam aplikasi, dan batasan konten terus berubah dari waktu ke waktu. Melanggar satu aturan kecil saja bisa bikin aplikasimu langsung ditolak mentah-mentah pada percobaan pertama.
3. Siapkan Dokumen Kebijakan Privasi
Ini adalah bagian yang paling sering dilewatkan oleh pembuat aplikasi pemula. Google dan Apple sangat ketat soal bagaimana aplikasimu memperlakukan data pengguna. Buatlah halaman kebijakan privasi sederhana di website-mu yang menjelaskan data apa saja yang dikumpulkan oleh aplikasi, lalu letakkan tautannya di dashboard developer saat kamu mengisi formulir rilis.
4. Uji Coba Internal Lewat TestFlight dan Play Console
Jangan langsung merilis aplikasi untuk umum sebelum diuji coba oleh orang lain. Manfaatkan fitur internal testing yang disediakan oleh Google dan Apple untuk membagikan aplikasi ke tim kecil atau teman terdekatmu. Sering kali ada tombol yang tidak sengaja terpotong atau halaman yang error di jenis smartphone tertentu yang baru ketahuan di tahap ini.
5. Buat Tampilan Screenshot dan Deskripsi yang Jelas
Reviewer bukan satu-satunya yang akan melihat halaman tokomu, calon pengguna juga. Pastikan screenshot yang kamu pasang di halaman store benar-benar memperlihatkan fitur utama aplikasi, bukan cuma gambar hiasan yang abstrak. Tulis deskripsi dengan bahasa yang lugas, jelaskan apa manfaat aplikasi tersebut untuk pengguna sejak paragraf pertama.
Publikasi aplikasi ke store memang butuh kesabaran ekstra. Tapi kalau semua persiapannya sudah beres, proses tunggu review akan terasa jauh lebih tenang. Jadi, bagian mana dari persiapan rilis ini yang sekarang sedang bikin kamu paling pusing?
Foto sampul oleh abillion di Unsplash.
Artikel ini bagian dari blog Nexadream. Pelajari Nexadream lebih lanjut di nexadream.id.
