Pernah bingung waktu mau melamar kerja, ternyata ada lowongan di perusahaan lokal dan perusahaan multinasional sekaligus? Kalau pakai satu CV saja rasanya kurang pas. Perusahaan lokal kadang lebih nyaman dengan bahasa Indonesia yang mengalir, sementara perusahaan internasional atau perusahaan rintisan global menuntut standar bahasa Inggris yang rapi.
Masalahnya, bikin dua CV dari nol itu melelahkan. Belum lagi kalau formatnya berantakan saat dibuka di komputer HRD. Padahal, punya CV dwibahasa yang fleksibel bisa menyelamatkan waktumu. Kamu tidak perlu repot merombak isi dokumen setiap kali mau kirim lamaran.
Kenapa CV Dwibahasa Perlu Dibuat dengan Hati-hati?
Banyak pencari kerja mencoba jalan pintas dengan menerjemahkan seluruh isi CV memakai mesin penerjemah, lalu menjejalkan dua bahasa dalam satu halaman tanpa aturan. Hasilnya? Dokumen jadi penuh sesak dan sulit dibaca. Perekrut butuh waktu kurang dari sepuluh detik untuk melirik CV-mu. Kalau tampilannya sudah bikin pusing, mereka bakal langsung menutup file tersebut.
Selain itu, ada tantangan sistem penyaring lamaran atau yang biasa disebut ATS. Mesin pembaca ini sangat sensitif terhadap tata letak. Kalau kamu memakai kolom ganda atau tabel yang rumit untuk membagi bahasa Indonesia dan Inggris, pemindai bakal kebingungan membaca alur teksnya. Kalimatmu bisa terbaca melompat-lompat dan akhirnya gagal dipetakan ke kolom yang benar.
Atur Judul Bagian dan Format Tanggal Sesuai Tujuan
Hal paling mendasar dalam membuat CV dwibahasa adalah menyesuaikan istilah bagian dan format tanggal. Di perusahaan lokal, judul seperti Pengalaman Kerja dan Pendidikan sudah sangat lazim. Tapi untuk perusahaan internasional, kamu tentu perlu mengubahnya menjadi Work Experience dan Education.
Bagian tanggal juga sering jadi titik kecerobohan. Perusahaan lokal biasanya terbiasa dengan format tanggal Indonesia, sedangkan perusahaan luar negeri lebih menyukai format standar internasional. Mengatur hal-hal kecil seperti ini secara manual sering kali memakan waktu dan rentan keliru kalau kamu sedang terburu-buru mengejar deadline.
Menyusun CV Tanpa Ribet Lewat Aplikasi Praktis
Kalau kamu ingin proses yang lebih cepat tanpa mengorbankan kerapian, kamu bisa memanfaatkan aplikasi
Kamu cukup mengikuti panduan lima langkah yang ada di dalam aplikasi. Cukup masukkan data diri, ringkasan profil, pengalaman kerja, pendidikan, keahlian, dan bagian penting lainnya. Bagian judul dan format tanggalnya pun bisa disesuaikan secara otomatis agar pas dipakai untuk melamar ke perusahaan lokal maupun internasional.
Kelebihan lainnya, aplikasi ini berjalan secara offline langsung dari ponselmu tanpa perlu membuat akun. Data dan isi CV tersimpan aman di penyimpanan lokal perangkatmu. Setelah selesai, kamu bisa melihat pratinjau PDF di layar sebelum menyimpannya ke perangkat atau membagikannya langsung ke HRD.
Tertarik mencoba? Kamu bisa langsung unduh CVATS di Google Play secara gratis dan mulai susun CV dwibahasa impianmu sekarang juga.
Tips Tambahan Sebelum Mengirim Lamaran
Sebelum mengekspor CV-mu menjadi file PDF, pastikan untuk memeriksa ulang pencapaian yang kamu tulis di bagian ringkasan profil maupun pengalaman kerja. Hindari sekadar mencantumkan daftar tugas harian. Tuliskan apa saja hasil nyata yang pernah kamu capai selama bekerja atau berkuliah.
Gunakan fitur susun ulang urutan entri di aplikasi untuk meletakkan pengalaman yang paling relevan di bagian paling atas. Dengan begitu, perekrut dari perusahaan mana pun—baik lokal maupun internasional—bisa langsung melihat nilai jual utamamu sejak pandangan pertama.
Foto sampul oleh Christin Hume di Unsplash.
Artikel ini bagian dari blog Nexadream. Pelajari CVATS lebih lanjut di cvats.nexadream.id.
